Labels

Showing posts with label Akuntansi Manajemen. Show all posts
Showing posts with label Akuntansi Manajemen. Show all posts

Sunday, June 29, 2014

MENGGUNAKAN METODE HIGH-LOW UNTUK MEMISAHKAN VARIABLE COST DAN FIXED COST PADA MIX COST




Mix Cost adalah campuran antara fixed cost dan variable cost atau bisa juga disebut  semi  cost ataupun semi variable. Yang termasuk  Mix Cost diantaranya adalah
 1. Gaji untuk karyawan pada divisi Quality Control
2. Gaji untuk karyawan pada department purchasing
3. Biaya maintenance
4. Biaya gudang
Alasan keempat  jenis cost diatas termasuk dalam mixed cost adalah karena keduanya merupakan campuran dari fixed dan variable cost. Pada divisi Quality contohnya Quality control bisa tentu tidak akan hanya mengontrol kualitas dari suatu produk saja dan itu pun harus diakui sebagai variable cost tapi disisi lain staff Quality Control mendapat salaries yang bisa disebut fixed cost. Namun sebenarnya Salaries pada Staff Quality Control adalah gabungan antara fixed Cost dan Variable Cost sehingga menghasilkan Mixed Cost.
Apa Fungsi  Metode High low Cost ???

Tuesday, June 24, 2014

Memaparkan Dan Mengilustrasikan Efek Dari Absorption & Variable Costing Untuk Menganalisa Income Dari Operasional


Maksud dari posting kali ini adalah menjelaskan bagaimana perusahaan bisa mengambil keputusan yang lebih tepat untuk melakukan produksi guna mendapat income from operational yang lebih besar.
keputusan itu bisa diambil dari beberpa ajuan atau proposal yang disuguhkan oleh seorang analisis akuntansi kepada manager nya dimana isi dari proposal tersebut bisa digambarkan seperti ini. Misal jika perusahaan memproduksi 20000 unit maka akan mendapat income from operasional $200.000 sedangkan jika memproduksi 25.000 unit maka akan mendapat income from operasional sebesar $280.000 

Monday, June 23, 2014

Absorption Costing & Variable Costing

Definition

Absorption costing is required under generally accepted accounting principles for financial statements distributed to external users. 
Variable Costing for internal use in decision making. Managers often use variable costing. 

Dari pengertian diatas bisa ditarik kesimpulan perbedaan yang mendasar dari kedua laporan keungan absorption dan variable. Perbedaannya adalah absorption ditujukan untuk pihak luar sedangkan variable costing dipakai oleh pihak dalam perusahaan dan diapakai untuk pengambilan keputusan oleh para manager. Agar lebih jelas berikut ada soal tentang bagaimana cara pembuatan laporan keuangan absorption costing dan variable costing.